berita utama

Sekolah Berkurikulum Internasional

“Yang menjadi persoalan adalah antara sekolah yang berlabel favorit dengan sekolah gratis terdapat sebuah sekat yang tanpa disadari mengkotak-kotakkan masyarakat dan institusi pendidikan...yang mengarah pada status ekonomi bagi masyarakat dan ukuran kualitas bagi sekolah... Kasihan dengan anak yang cerdas dengan orangtua yang menjadi kaum miskin ini, karena secara ekonomi mereka tidak berdaya, ditambah pula dengan tidak diberikannya kesempatan kepada mereka untuk menikmati fasilitas belajar yang memadai di sekolah (favorit) tersebut. SUDAH JATUH TERTIMPA TANGGA PULA”

Kutipan di atas merupakan petikan dari artikel yang berjudul “Fenomena Sekolah Favorit Versus Sekolah Gratis” , yang ditulis Ahmad Cahyadi, di kolom Opini Harian Sriwijaya Post edisi Selasa, 1 September 2009.

Sebenarnya fenomena sekolah favorit tersebut sudah lama ada di masyarakat kita. Tidak hanya di Palembang atau Sumatera Selatan, tapi di seluruh Indonesia. Saya sependapat dengan saudara Ahmad Cahyadi, sebenarnya apa sih yang dimaksud oleh masyarakat dengan sekolah favorit? Untuk tulisan ini, saya beranggapan bahwa masyarakat memfavoritkan sekolah yang memiliki standar pengajaran yang berkualitas tinggi, tenaga pengajar yang berkualitas baik, serta kurikulum yang berkualitas. Kesemuanya ini akan tercermin dari kualitas lulusannya. Saya tidak berharap bahwa masyarakat akan memfavoritkan sebuah sekolah, hanya karena fasilitas sekolah tersebut; seperti memiliki ruangan ber-AC; memiliki kolam renang, uang SPPnya mahal (sehingga gengsi orang tua terangkat ketika anaknya berhasil masuk sekolah tersebut), tapi tidak mampu menghasilkan lulusan yang mumpuni.

Di awal tahun 2009 ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (dengan inisiatif Bapak Alex Noerdin), mencetuskan gagasan untuk membuat suatu sekolah yang memiliki standar tinggi dalam mutu pendidikan, tetapi gratis dalam pembiayaan. Dengan menggandeng Sampoerna Foundation (sebuah organisasi filantropi profesional yang berdedikasi untuk menciptakan pemimpin Indonesia yang kompeten dan bermoral melalui pendidikan berkualitas) telah ditandatangani MOU untuk mendirikan sekolah SMAN Internasional Sumatera Selatan (Sampoerna Academy). Dalam perjalanannya, nama sekolah ini berubah menjadi SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy).

Tujuan didirikannya sekolah ini, sangat jelas, yaitu memberikan pendidikan berkualitas baik dan  berstandar internasional bagi siswa yang sangat berprestasi dan berbakat, yang berasal dari keluarga yang berstatus sosial menengah ke bawah. SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) memiliki keunggulan, karena dalam proses pembelajarannya menggunakan kurikulum nasional (KTSP-Kurikulum Tingkat satuan Pendidikan) dan IGCSE - International General Certificate for Secondary Education (IGCSE). Khusus untuk IGCSE, akan diakreditadi oleh The University of CIE, pada saat siswa duduk di kelas 11.

Penggunaan kurikulum KTSP dan IGCSE ini untuk menyiapkan para siswa dalam menempuh pendidikan selanjutnya, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Standar internasional, yang terwujud dalam prestasi dan pencapaian serta karya siswa, akan menjadikan para siswa memiliki wawasan internasional dan mampu berperan di dunia internasional.

SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) memiliki keunggulan lain, karena merupakan Sekolah Berasrama/Boarding School. Siswa  tinggal di asrama yang disediakan oleh sekolah, sehingga waktu yang tersedia dapat membuat siswa mempunyai nilai-nilai toleransi dan menghormati perbedaan. Siswa SMAN Sumatera Selatan Sampoerna Academy berasal dari seluruh kabupaten di Sumatera Selatan dan beberapa propinsi yang ada di Indonesia, seperti Jawa Barat, DIY, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Timur. Mereka juga berlatar belakang agama yang berbeda, yaitu Islam, Kristen, Hindu dan Budha. Disamping itu, sebagian besar dari mereka orang tuanya adalah buruh harian, pedagang buah, pekerja bengkel.

Dengan  siswa tinggal di asrama, juga akan menjadikan mereka memiliki jiwa sosial yang tinggi terhadap lingkungan sekitar, tanggung jawab terhadap diri sendiri, nasionalis dan patriotik terhadap negara, berbudi luhur, berintegritas, berjiwa kepemimpinan yang baik, dan jujur.
Kesempatan
Keunggulan ketiga dari SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy), siswa juga akan mendapatkan pelatihan-pelatihan yang akan berguna bagi siswa setelah mereka lulus dari sekolah ini, seperti life skill (kecakapan hidup), program kepemimpinan, program pelayanan masyarakat, pelatihan keuangan bagi siswa, dan lain-lain.

Secara singkat, dapat dikatakan pendidikan di SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) menitikberatkan pada 3 komponen, yaitu:
l Academic Studies
l Professional Skills
l Learning to Live

Tiga komponen inilah, yang mendasari siswa menuntut ilmu di masa kini dan diproyeksikan untuk menjadi pemimpin di masa depan (Learn Today, Lead Tomorrow). Dengan apa yang telah disiapkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Sampoerna Foundation, melalui pendirian SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) ini, maka mulai tahun ajaran 2009/2010, anak-anak yang cerdas tapi berasal dari keluarga yang kurang mampu, tidak perlu berkecil hati lagi. Karena SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) sudah menyediakan tempat bagi mereka tersebut untuk mendapatkan pendidikan berkualitas baik tanpa harus mengeluarkan biaya apapun. Sekarang, tinggal bagaimana para siswa, yang saat ini duduk di kelas 9 dan berasal dari keluarga yang memiliki keterbatasan ekonomi, untuk mempersiapkan diri sebaik-baiknya, agar mampu bersaing untuk memdapatkan beasiswa di SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) untuk tahun 2010/2011.

Mereka tidak hanya harus berprestasi secara akademis tapi juga berbakat. Di samping itu juga, harus mampu berbahasa Inggris, dalam arti pemahaman dan percakapan yang baik. Karena ini akan memudahkan siswa dalam mengikuti proses pembelajaran. Sebab pelaksanaan proses pembelajaran menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantarnya. Penggunaan Bahasa Inggris, tidak hanya pada saat proses pembelajaran berlangsung, tapi juga wajib digunakan dalam percakapan sehari - hari di lingkungan sekolah dan asrama.

Tidak dapat dipungkiri, untuk penyelenggaraan proses pendidikan yang berkualitas tinggi dan gratis, seperti di SMAN Sumatera Selatan (Sampoerna Academy) ini tidaklah mudah. Sebab, sangat membutuhkan pendanaan yang besar. Untuk suksesnya proses pendidikan ini sampai tahun-tahun ke depan, penyediaan dana tidak hanya ditumpukan pada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan Sampoerna Foundation saja, tapi justru partisipasi lembaga swasta atau individu sangat membantu untuk kelancaran dan kelanjutan proses pendidikan  yang berkualitas yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu ini. Sejak awal berdirinya sekolah ini, Gubernur Sumatera Selatan, Alex Noerdin, mengajak semua perusahaan swasta yang beroperasi di Sumatera Selatan, untuk turut ambil bagian menjadi donatur.

Partisipasi semua lapisan masyarakat, akan menjadi penentu kualitas pendidikan di Sumatera Selatan untuk masa datang.

Marliana

Sumber : Sriwijaya Post

berita utama lainnya

Buka Bareng Gubernur
Senin, 6 September 2010  09:34 WIB (6 Dibaca)
Gubernur Terima Dubes WHO
Senin, 6 September 2010  09:20 WIB (5 Dibaca)
Pembukaan Musda HIPMI
Senin, 6 September 2010  09:19 WIB (2 Dibaca)
Peresmian Tiang Pancang
Senin, 6 September 2010  09:14 WIB (3 Dibaca)
Penandatanganan MoU Cargill
Senin, 6 September 2010  08:50 WIB (3 Dibaca)
HoA TAA antara Pemprov Sumsel dengan Adani dan PTBA
Rabu, 25 Agustus 2010  14:14 WIB (6 Dibaca)
Gubernur H.Alex Noerdin Kamis 19/8 menghadiri Hari Pramuka di Kab OKI
Senin, 23 Agustus 2010  09:53 WIB (10 Dibaca)
Gubernur Sumsel H.Alex Noerdin dan Wagub Sumsel melakukan Penanaman perdana Tiang Pancang
Kamis, 19 Agustus 2010  09:09 WIB (34 Dibaca)
Pengibaran dan Penurunan Bendera Merah Putih
Rabu, 18 Agustus 2010  11:15 WIB (22 Dibaca)
Gubernur Di Istana Negara
Kamis, 12 Agustus 2010  12:09 WIB (57 Dibaca)
Gubernur H. Alex Noerdin meresmikan Gedung Baru Univ. Satyakirti
Kamis, 12 Agustus 2010  11:57 WIB (47 Dibaca)
Gubernur Sumsel Mewisuda 23 Siswa SJI
Selasa, 10 Agustus 2010  08:51 WIB (48 Dibaca)

<< October 2009 >>
MingSenSelRabKamJumSab
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Rabu, 29 Juli 2009  16:45 WIB
Sabtu, 11 Juli 2009  03:05 WIB

Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. 
Telp : 0711-311000   
Fax : 0711 -363789
Email alexnoerdin@alexnoerdin.info    alexnoerdin@sumselprov.go.id
Contact persons : Darlina.