
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin, Rabu (25/11) diruang kerjanya menerima kunjungan Dubes Singapore Ashok Kumar Miapuri dan Konsul Singapore untuk Wilayah Sumatera Mr.Gavin Chay.
Setelah bersilaturahmi dengan Pangdam II/Sriwijaya dan Wali Kota Ir H Eddy Santana Putra MT, kemarin (25/11), Duta Besar (Dubes) Singapura, Mr Ashok Kumar Mirpuri bertemu dengan Gubernur Ir H Alex Noerdin SH. Pertemuan berlangsung tertutup sekitar satu jam.
Tidak ada kata sepatah pun yang disampaikan Mr Ashok kepada sejumlah wartawan yang menunggunya sejak pagi. Hanya, Gubernur menegaskan bahwa kunjungan Dubes Singapura ini merupakan yang kedua sejak 20 tahun lalu.
“Banyak hal yang kita jelaskan dan mereka tampaknya berminat. Bahkan, akan segera ada tindak lanjut dari Bappeda,” ungkap Gubernur. Tiga dari lima staf Kedubes Singapura akan tinggal sementara untuk menindaklanjuti pertemuan kemarin.
Salah satu isi pembicaraan Gubernur dan Dubes Singapura itu, yakni kemungkinan berinvestasi di kawasan ekonomi khusus (KEK) Tanjung Api–Api (TAA). “Jarak Sumsel dengan Singapura hanya 450 Km. Cukup banyak penerbangan dan tentunya secara logis sangat memungkinkan untuk dilakukan kerja sama. Ada rencana Nan Yang University untuk membantu sektor pendidikan di Sumsel. Singapura tertarik untuk membantu Pemprov mendidik para petani di Sumsel untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar.”
Termasuk, lanjutnya, membagi teknologi yang bisa mengembalikan air ke lahan gambut untuk mencegah kebakaran lahan. Menurut Alex, lahan gambut merupakan ekosistem yang harus dijaga dan tidak bisa sembarangan diolah untuk suatu kegiatan. “Mereka nyesel kenapa baru sekarang datang ke Sumsel setelah tahu dan mendengar banyak tentang potensi di sini,” cetusnya.
Selama ini, lanjut Gubernur, mereka membidik Riau, karena melihat provinsi tetangga Sumsel itu punya potensi dan lebih dekat dari segi geografi wilayah. Ternyata, Sumsel menyimpan potensi yang lebih besar lagi dari yang dimiliki Riau. Terkait rencana membuka kantor konsulat di Sumsel, kata Alex itu urusan intern pemerintah Singapura. “Hanya saja, kalau bisa ada perwakilan staf di Sumsel,”tuturnya.
Sementara itu, bertempat di Square Rest Hotel Novotel, Konsulat Jenderal Singapura di Pekanbaru, Riau, Mr Gavin Chay didampingi Eunice Huang, Second Secretary Kedubes Singapura bertemu dengan Redaktur Pelaksana Harian Sumatera Ekspres, Karsono didampingi Redaktur Ekonomi Dwitri Kartini. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak banyak mendiskusikan perkembangan dinamika politik di Sumsel, kondisi sosial, serta potensi ekonomi yang lagi berkembang di Bumi Sriwijaya.(46)