
Dibanding Jateng, Jabar, dan DKI Jakarta, Sumsel yang paling serius menjadi tuan rumah SEA Games XXVI 2011 mendatang. Itu terlihat dari gencarnya promosi yang dilakukan Gubernur Sumsel, Alex Noerdin selama berada di Vientiane, Laos, tempat berlangsungnya SEA Games XXV 2009.
“Yang jelas, Sumsel sangat serius menjadi tuan rumah SEA Games XXVI nanti. Adanya tim promosi ini, juga bagian untuk mensosialisasikan itu,” ungkap Alex Noerdin usai mengikuti upacara penaikan bendera kontestan SEA Games XXV di perkampungan atlet, Vientiane, kemarin (8/12).
Alex sendiri sudah meninjau persiapan kontingen Indonesia. Termasuk memantau beberapa venues seperti LAO ITECC (International Technology Exebition Competition Centre), tempat berlangsungnya cabor pentague, gulat, dan takraw. Plus meninjau penginapan para wartawan Sumsel peliput SEA Games.
Berbagai suvenir dan spanduk, dibentangkan pada beberapa venues SEA Games XXV Laos. Di antaranya di stadion utama, media center, dan hotel-hotel tempat menginap para kontestan SEA Games XXV.
Para putri Sumsel 2009 yang masuk tim promosi SEA Games XXVI, juga bekerja tanpa lelah demi mempromosikan Sumsel sebagai tuan rumah. Mereka adalah Rahmah Santhi, Sharina Aria Putri, Claudia Kartika Dewi, Yerikha Kersten, dan Winta Rifala Putri.
Tugas mereka tentu saja memberikan info seluas-luasnya pada semua kontestan tentang Sumsel. “Bangga rasanya menceritakan bagaimana Sumsel pada atlet atau ofisial negara lain,” ungkap Shanti.
Beberapa item yang menjadi media promosi Sumsel di antaranya buku yang berisikan info dan foto semua fasilitas di Sumsel. Ada juga info dalam bentuk compact disc (CD), kipas, dan pin yang bertuliskan ”Visit South Sumatera, Indonesia. The Place of 26th SEA Games 2011. (mg2)