berita utamaRabu, 23 Desember 2009 10:37 WIB (217 Dibaca)
PHRI Siagakan 7.000 KamarPALEMBANG,SRIPO—Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) menyiapkan sedikitnya 7.000 kamar untuk menampung lebih dari 2.500 peserta dari 11 cabang olahraga (cabor) SEA Games XXVI yang dijadwalkan tiba di Sumsel pertengahan 2011, mendatang. Kamar yang disiapkan berasal dari 90 hotel mulai kelas melati hingga bintang empat yang tersebar di Sumsel. “Saat ini ada sekitar 7.000 kamar yang kita siapkan untuk menampung 2.500 peserta. Data itu belum termasuk wasit, official dan tamu pengiring,” kata Ketua PHRI, Iwan Setiawan kepada Sripo di ruang kerjanya, Selasa (22/12). Dia menambahkan beberapa waktu lalu sempat dipanggil oleh komisi X untuk mempertanyakan kejelasan apakah Sumsel siap menjadi tuan rumah pada pelaksanaan SEA Games 2011. Persiapan yang perlu dilakukan tidak hanya mengedepankan fasilitas infrastruktur semata tetapi lebih mengutamakan pada sisi wisata, menyangkut keamanan dan kenyamanan kamar hotel, sarana dan prasarana di hotel hingga sisi akomodasi dan transportasi tamu. Pertemuan tersebut juga dihadiri Gubernur Sumsel H Alex Noerdin serta beberapa pejabat Sumsel lainnya. Pertemuan tersebut membahas empat aspek utama yang ditekankan panitia penyelenggara sebagai syarat mutlak yang harus dipenuhi tuan rumah, yakni aspek akomodasi restoran dan hotel, sarana angkutan dan transportasi, akses ke tempat-tempat cinderamata atau wisata serta keberadaan mall. “Empat aspek itu yang ditekankan panitia, makanya kita selaku tuan rumah wajib melakukan evaluasi dini,” kata Iwan. Khusus untuk pelayanan hotel dan restoran, Iwan menyebut sudah memberikan himbauan dini kepada 90 pengelola hotel untuk melakukan perubahan terkait penggunaan 7.000 kamar. Perubahan itu menyangkut penambahan fasilitas kamar misal kamar yang belum dilengkapi internet corner bisa ditambah, tempat tidur wajib memberikan rasa nyaman serta keutamaan keamanan. Jangan sampai ketika ada tamu menginap, mereka kehilangan barang dalam kamar. Menyangkut hal ini, Iwan akan berkoordinasi dengan polsek setempat. Mereka diminta menyiagakan minimal 10 polisi wisata yang stand by di tiap hotel. “Kita sudah berkoordinasi dengan kepolisian agar menempatkan 10 polisi wisata di tiap satu hotel selama 24 jam,” kata Iwan. Lebih lanjut, mengantisipasi tamu penyusup dibuat aturan teknis, semua tamu yang datang, baik itu peserta maupun tamu reguler wajib meninggalkan identitas jelas. Selama pelaksanaan SEA Games, peserta akan diberikan tanda khusus sehingga pengelola bisa membedakan mana tamu reguler dan tamu peserta SEA Games. Penempatan polisi juga menyebar, bisa di lobi atau tempat lainnya. “Adanya polisi bukan untuk menakut-nakuti tetapi lebih kepada antisipasi jangan sampai terjadi apa-apa sehingga meninggalkan kesan yang kurang baik,” tandas Iwan. Fungsi polisi disini tak hanya pengamanan tetapi juga sebagai pemberi keterangan karena itu, polisi wisata wajib mengetahui detail tentang pusat-pusat wisata serta mampu berkomunikasi minimal bahasa inggris. Bikin Brosur. Dari sisi transportasi tamu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah setempat agar menyiagakan bus pariwisata di tiap hotel untuk mengantar tamu bepergian, termasuk mengantarnya ke tempat lomba serta tempat-tempat pariwisata. Terkait dengan penempatan tamu, Iwan membeberkan tak ada porsi khusus apakah tamu itu peserta, tamu pengiring atau wasit, apakah mereka menempati hotel bintang empat, tiga, dua atau melati. Yang terpenting adalah lokasi lomba. Misal peserta berlomba di Palembang maka mereka diinapkan di hotel Palembang, begitu sebaliknya jika lomba di Sekayu otomatis PHRI berkoordinasi dengan hotel Sekayu. “Yang jelas standar hotelnya adalah kamar minimal deluxe atau superior untuk hotel berbintang dan kamar standar yang wajib ada AC, kamar mandi dalam, televisi, wifi bagi hotel sekelas wisma atau melati. “Umumnya wisma atau melati ini untuk peserta yang berlomba di daerah karena memang fasilitas hotel bintangnya kurang banyak,” katanya. Sebagai langkah awal, Iwan menghimbau agar semua hotel ikut berpartisipasi dini dengan menempelkan slogan-slogan SEA Games di masing-masing hotel. Selain itu, dibikinkan brosur-brosur tentang SEA Games 2011 dan memberikannya kepada tamu hotel supaya mereka tahu sehingga ikut turut berpartisipasi. Dengan begitu, gegap gempita SEA Games mendatang akan lebih ramai. (sta) berita utama lainnya
Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. |