berita utama

Amankan Stok, Impor Gas

Amankan Stok, Impor Gas

Pertamina Unit Pemasaran (UPms) II memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan gas elpiji di wilayah Sumbagsel aman dalam tujuh hari ke depan. Memang, perkiraan tahun baru 2010, bakal terjadi peningkatan dua sumber daya alam itu, hingga 2-3 persen dari kondisi normal.
     “Masyarakat jangan takut. Stok aman hingga 4 Januari nanti,” ungkap General Manager Pertamina UPms II, Haris Budiarto usai menghadap Gubernur Sumsel, Ir H Alex Noerdin SH, kemarin. Menurut dia, khusus  gas elpiji, kebutuhan Sumbagsel 580 metrik ton per hari. Baik untuk tabung 3 kg, 12 kg, dan 50 kg.
    Sebaliknya, produksi kilang sekitar 400 metrik ton per hari. “Memang minus (kurang, red). Tapi tidak usah khawatir. Kan ada tambahan dari impor,” kata Haris. Kebutuhan gas elpiji Sumsel bakal di-back up melalui kapal dari Tanjung Uban.
    Masih kata Haris, pasokan gas elpiji melalui kapal tersebut bakal diinjeksikan ke kilang Plaju. Di luar kapal, stok gas elpiji i 1929 metrik ton. Dengan konsumsi puncak per hari 580 metrik ton. Artinya, stok yang ada siap untuk 3,6 hari. “Tambahan 1800 metrik ton, cukup untuk tujuh hari,” tuturnya.
    Back up gas elpiji dari Tanjung Uban, lanjut Haris, didapat melalui impor dari luar negeri. Pertamina pusat mempunyai semacam integgrated suplay cance yang akan menilai mana stok yang menipis ataupun kosong. ”Makanya, mana yang kurang akan ditambah melalui impor ini,” bebernya.  
    Bagaimana dengan stok BBM? Selama masa liburan 23-27 Desember lalu, penjualan premium mengalami menurun sekitar 4 persen. Sedangkan, solar juga menurun sekitar 1 persen. Dikatakan Haris, penurunan konsumsi harian ini diduga ada hubungannya dengan kondisi cuaca saat ini yang cenderung agak kurang bersahabat, di antaranya sering hujan.
       Namun, stok BBM saat ini siap hingga tujuh hari ke depan (4 Januari). Sengaja dipersiapkan lebih dengan prediksi kegiatan masyarakat juga tinggi. “Imbasnya, konsumsi BBM juga akan tinggi,” cetus Haris.  Untuk harga, ia mengajak semua pihak untuk sama-sama mengawasi di lapangan.
       Dikatakannya, Pertamina tidak bisa sendirian mengawasi harga jual BBM dan gas elpiji di pasaran. Laporan dari masyarakat sangat dibutuhkan Pertamina dalam rangka melakukan pengawasan. “Laporan dari masyarakat itu yang riil. Silakan telepon ke call 500000, 24 jam,”tukasnya.
       Laporan itu dipastikan Haris akan langsung ditanggapi dan ditindaklanjuti. Apalagi, Pertamina sejak 22 Desember telah menyiapkan satgas (satuan tugas) khusus untuk menerima dan mengecek laporan dari masyarakat. Baik masalah BBM maupun LPG yang ada di wilayah kerja Pertamina UPms II. (46)

Sumber : Sumatera Ekspres

berita utama lainnya

Dubes AS tiba DI Bandara SMB II
Jumat, 3 Februari 2012  12:59 WIB (7 Dibaca)
Alex Noerdin: Beri Pemda Kewenangan
Selasa, 31 Januari 2012  11:50 WIB (11 Dibaca)
SBY: Pengurangan Kemiskinan Harus Jadi Ideologi 2012
Selasa, 24 Januari 2012  14:22 WIB (11 Dibaca)
Jumpa Pers Gub Menjelang Tutup Tahun
Selasa, 3 Januari 2012  15:23 WIB (34 Dibaca)
Gub Kunjungi BKB
Selasa, 3 Januari 2012  09:21 WIB (21 Dibaca)
Gub Terima Bupati Muba Terpilih
Jumat, 30 Desember 2011  11:30 WIB (97 Dibaca)
Gub Kunjungi Uskup
Selasa, 27 Desember 2011  15:48 WIB (55 Dibaca)
Alex Noerdin Jadi Koordinator APPSI
Selasa, 20 Desember 2011  08:54 WIB (86 Dibaca)
Audiensi Angkasa Pura II
Senin, 19 Desember 2011  10:53 WIB (24 Dibaca)
ALEX TERIMA REGIONAL LEADER OF THE YEAR 2011
Jumat, 16 Desember 2011  10:33 WIB (31 Dibaca)
Kegiatan Gubernur (7/12/2011)
Kamis, 8 Desember 2011  11:22 WIB (95 Dibaca)
SUMSEL TELAH MEMBERIKAN YANG TERBAIK
Selasa, 6 Desember 2011  08:34 WIB (89 Dibaca)

<< December 2009 >>
MingSenSelRabKamJumSab
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Selasa, 15 Maret 2011  10:44 WIB
Rabu, 29 Juli 2009  16:45 WIB
Sabtu, 11 Juli 2009  03:05 WIB

Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. 
Telp : 0711-311000   
Fax : 0711 -363789
Email : alexnoerdin@sumselprov.go.id
Contact persons : Darlina.