Presiden Gulat Asia Kim Chang Kew merasa puas melihat venues gulat yang akan digunakan pada SEA Games XXVI 2011 nanti di Sumsel. Pria asal Korsel ini didampingi oleh Ketua Pengprov PGSI Sumsel dr H Bayu wahyudi SpOG-MPH,kemarin (8/3) sudah mengecek langsung graha Dekranasda Jakabaring. Ternyata lebih baik dari penyelenggaraan SEA Games sebelumnya di Laos 2009 lalu.
Hasil evaluasinya, Kim Chang Kew yakin Sumsel mampu sebagai penyelenggara gulat bahkan lebih baik saat gulat digelar ketika SEA Games XXV di Loas 2009 lalu. "Saya puas dengan fasiltas yang dimiliki Sumsel, nilainya 101 persen," ungkap Kim dengan mengacungkan jari jempolnya usai melihat Gedung Dekranasda Jabaring dan bertemu Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin.
Kim Chang Kew datang ke Palembang tidak sendirian, ia didampingi PB Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI), seperti Wakil Ketua PB PGSI Drs H Sudrajat dan Wibertus Sihotang (bidang pertandingan) dan Lilik (bagian humas). Selain kagum kesiapan Sumsel, Kim Chang Kew juga optimis cabang gulat di SEA Games 2011 mendatang akan diikuti 11 negara, tidak seperti saat SEA Games di Laos yang hanya diikuti tujuh negara karena keterbatasan tempat di Laos.
"Gulat di Palembang akan memperebutkan 21 medali, 21 perak dan 42 perunggu untuk setiap juara," bebernya
Sebagai presiden gulat di Asia, KIM juga ketua pengurus gulat di Korea sehingga berjanji akan menjadikan Sumsel sebagai sister city dengan mendirikan sekolah olahraga gulat dan mengirim pegulat Indonesia dan Sumsel untuk sekolah di Korea sekaligus menanggung semua biaya pendidikan. "Saya melihat, perkembangan olahraga gulat di Asia sangat baik, berbeda di kawasan Asia Tenggara karena minatnya rendah," jelasnya. (mg39)