berita utama

Dana Sharing Jamkesmas Naik Rp 10 Miliar

Dana Sharing Jamkesmas Naik Rp 10 Miliar

PALEMBANG - Dana sharing program berobat gratis 2010 dari kabupaten/kota di Sumsel naik Rp 10 miliar dari Rp 81 miliar menjadi 91 miliar. Sementara, pemerintah Pemprov Sumsel tetap menganggarkan dana berobat gratis untuk 4 juta jiwa penduduk Sumsel sebesar Rp 240 miliar dengan biaya jaminan Rp 5.000 per orang per bulan selama satu tahun.

Hal itu terungkap saat pertemuan anggota DPRD Jawa Tengah dengan jajaran pejabat di lingkungan Pemprov Sumsel, Rabu (10/3) lalu ketika berkunjung ke Sumsel dan diterima Asisten I Setdaprov Sumsel H Mukti Sulaiman. Kasi JPKM Dinkes Sumsel Heni saat menjawab pertanyaan salah satu anggota DPRD Jateng ini, mengatakan, untuk dana berobat gratis 2010 dianggarkan Rp 5.000 per jiwa per bulan. Jika dikalikan 12 bulan dengan jumlah penduduk mencapai 4 juta lebih yang tidak ditanggung atau tidak tersentuh layanan atau jaminan pengobatan seperti Askes komersil, Askes Sosial, Asabri dan asuransi swasta lainny maka dana yang dipakai untuk berobat gratis mencapai Rp 240 miliar yang dianggarkan melalui APBD Provinsi Sumsel. Meskipun daerah tidak menyiapkan dana sharing, berobat gratis masih bisa dilakukan.

Dijelaskan pula, dana Rp 240 miliar untuk dana berobat gratis yang ada, baru terealisasi mencapai 42,5 persen. Dimana, dari 42,5 persen tersebut dana sharing dari Pemprov Sumsel lebih besar dari 15 kabupaten/kota yang ada. Sebab, launching berobat gratis baru diagendakan melalui APBD daerah sehingga pada akhir tahun baru terealisasi.
Anggaran dana untuk berobat gratis dari 15 Kabupaten/Kota pada 2010 meningkat Rp 10 miliar. Dimana, jumlah tersebut hanya untuk dana sharing dari Kabupaten/Kota dan belum ditambah dengan dana yang ada di Provinsi Sumsel.
Dijelas Heni lagi, untuk dana Jamsoskes Semesta, daerah yang paling besar menganggarkan dana berobat gratis adalah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Pasalnya, daerah tersebut telah melaksanakan berobat gratis lima tahun lebih dahulu dari Provinsi Sumsel. Sementara daerah yang terkecil adalah Kota Palembang dengan dana mencapai Rp 1,5 miliar.
Untuk tingkat kesakitan dan kunjungan masyarakat baru mencapai 15 persen sehingga dana yang telah disiapkan tidak habis. "Program berobat gratis menjamin masyarakat dapat berobat dari Puskesmas hingga ke RSCM, jika pasien yang ada tidak sanggup lagi dirawat di RSMH Palembang," kata Heni, seraya menambahkan, hingga saat ini baru 63 pasien yang dirujuk ke RSCM. Dimana, untuk satu pasien bisa menghabiskan Rp 70-100 juta per kasus.
Asisten I Setdaprov Sumsel H Mukti Sulaiman kepada wartawan mengatakan, untuk program berobat gratis dan sekolah gratis pada awalnya masih terkendala. Lantaran terus menerus dievaluasi dan diperbaiki akhirnya dapat berjalan lancar.

“Program sekolah gratis dan berobat gratis adalah tujuan utama yang merupakan janji Gubernur dan Wakil Gubernur. Dimana, saat ini program tersebut telah berjalan baik sehingga Provinsi Jawa Tengah ingin  mencontoh. Anggotanya banding ke Palembang dan berharap bisa dilakukan di Jawa Tengah,” katanya.

Ingin Belajar
Wakil Ketua DPR Provinsi Jawa Tengah, Bambang Sadono mengungkapkan, kedatangan mereka ke Sumsel karena ingin belajar melaksanakan sekolah gratis dan berobat gratis yang telah dijalankan di Sumsel. Apalagi, program tersebut telah berjalan sukses sehingga Jawa Tengah ingin belajar dan menerapkannya di Jateng.

“Kita sudah lihat berbagai keberhasilan yang dilaksanakan di Sumsel. Pak gubernur telah mengganggarkan dana dari APBD untuk program berobat dan sekolah gratis. Ini patut kami tiru karena positif,” ujar dia.

Selain itu, DPRD Jawa Tengah juga mempelajari bagaimana pola pembangunan yang dilakukan oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dengan tidak menggunakan APBD tetapi dengan pola BOT. dengan demikian wajar jika APBD dapat digunakan untuk kepentingan rakyat karena pembangunan dilakukan oleh pihak ketiga.

Husin

 

Sumber : Sriwijaya Post

berita utama lainnya

Kota Palembang Rentan Banjir dan Kekeringan
Senin, 19 Juli 2010  14:21 WIB (29 Dibaca)
Runway
Senin, 19 Juli 2010  08:24 WIB (40 Dibaca)
Atlet Pospenas V Dapat Bonus
Kamis, 15 Juli 2010  15:30 WIB (36 Dibaca)
Alex Diminta Mendiknas bicara sekolah gratis
Kamis, 15 Juli 2010  15:19 WIB (53 Dibaca)
Figur Alex Noerdin Belum Tergoyahkan
Kamis, 15 Juli 2010  15:09 WIB (68 Dibaca)
Pesan SBY SEA GAMES
Kamis, 15 Juli 2010  14:48 WIB (48 Dibaca)
Alex Hadiri Boao Forum
Senin, 12 April 2010  09:54 WIB (237 Dibaca)
Sejam, Bisa 1.400 Tabung
Jumat, 9 April 2010  11:48 WIB (347 Dibaca)
Pembangunan Jangan Andalkan APBD
Kamis, 8 April 2010  11:52 WIB (279 Dibaca)
Alex ziarah ke Makam SMB II
Senin, 5 April 2010  09:30 WIB (233 Dibaca)
Kunjungan Ketua Komisi X DPR RI
Kamis, 1 April 2010  10:24 WIB (244 Dibaca)
TAA KAWASAN EKONOMI KHUSUS
Minggu, 28 Maret 2010  13:39 WIB (335 Dibaca)

<< March 2010 >>
MingSenSelRabKamJumSab
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031   

Rabu, 29 Juli 2009  16:45 WIB
Sabtu, 11 Juli 2009  03:05 WIB

Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. 
Telp : 0711-311000   
Fax : 0711 -363789
Email alexnoerdin@alexnoerdin.info    alexnoerdin@sumselprov.go.id
Contact persons : Darlina.