berita utama

Kota Palembang Rentan Banjir Dan Kekeringan

Kota Palembang Rentan Banjir dan Kekeringan

Kota Palembang Rentan Banjir dan Kekeringan

PALEMBANG - Kota Palembang yang memiliki luas wilayah 102,47 Km2, ternyata salah satu kota besar di Sumatera memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bahaya penurunan ketersediaan air, banjir dan kekeringan. Sebagai langkah antisipasi, pemerintah melalui Dirjen Sumber Daya Air Departemen Pekerjaan Umum telah mengalihkan buangan air dari Sungai Ogan ke Sungai Komering sehingga Sungai Musi debit airnya normal.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Departemen PU Mochammad Amron usai menghadiri Diseminasi Kebijakan Nasional SDA Wilayah Barat yang dipusatkan di Palembang, Kamis (8/7) mengatakan, beberapa strategi dan kebijakan saat ini sudah dilakukan untuk menghadapi dampak perubahan iklim global. Bahkan, di Bappenas sudah dipublikasikan profil tingkat kerentanan di wilayah Sumatera. 

Dikatakan, kota besar di Sumatera seperti Medan, Palembang, Pekanbaru, Padang dan Bandarlampung dan sekitarnya memiliki tingkat kerentanan tinggi terhadap bahaya penurunan ketersediaan air, banjir dan kekeringan.

"Periode perubahan iklim ini sulit ditebak, tetapi memang harus diwaspadai," katanya.

Menurut Amron, kajian Bappenas ini tidak menjadikan semua pihak pesimistis tetapi sebaliknya menjadi peringatan untuk mengugah semua pihak untuk segara merumuskan kebijakan dan strategi pengelolaan sumber daya air di setiap provinsi.

"Kita sepertinya sulit bagaimana seadainya Sungai Musi kekeringan atau airnya setinggi pohon kelapa," katanya.

Untuk saat ini, ungkap Amron, kualitas air di Sungai Musi masih cukup baik, begitu juga ketersediaanya. Hanya saja, persoalan sendimentasi (pengendapan) lumpur yang masih persoalan. Tetapi untuk pengaturan pola buangan air dari Sungai Ogan yang semula mengalir ke Sungai Musi, kini sudah diarahkan ke Sungai Komering sehingga banjir (genangan) air di beberapa titik di kota Palembang saat ini sudah mulai berkurang. Berbeda dengan beberapa tahun sebelumnya.

Mengenai adanya keluhan Gubernur Sumsel Ir H Alex Noerdin SH menyangkut di persediaan di Hulu Sungai Musi (Bengkulu), dimana air dipasok untuk menggerak turbin di PLTA Musi milik PT PLN, dimana sisa airnya tidak lagi dibuang ke Sungai Musi lagi, Amron berjanji akan meninjaunya.

"Rasanya untuk menggerakan turbin tidak begitu banyak air yang digunakan. Nanti kita akan cek dan pelajari," katanya.

Sumber : Sumeks

berita utama lainnya

Dubes AS tiba DI Bandara SMB II
Jumat, 3 Februari 2012  12:59 WIB (7 Dibaca)
Alex Noerdin: Beri Pemda Kewenangan
Selasa, 31 Januari 2012  11:50 WIB (11 Dibaca)
SBY: Pengurangan Kemiskinan Harus Jadi Ideologi 2012
Selasa, 24 Januari 2012  14:22 WIB (11 Dibaca)
Jumpa Pers Gub Menjelang Tutup Tahun
Selasa, 3 Januari 2012  15:23 WIB (34 Dibaca)
Gub Kunjungi BKB
Selasa, 3 Januari 2012  09:21 WIB (21 Dibaca)
Gub Terima Bupati Muba Terpilih
Jumat, 30 Desember 2011  11:30 WIB (97 Dibaca)
Gub Kunjungi Uskup
Selasa, 27 Desember 2011  15:48 WIB (55 Dibaca)
Alex Noerdin Jadi Koordinator APPSI
Selasa, 20 Desember 2011  08:54 WIB (86 Dibaca)
Audiensi Angkasa Pura II
Senin, 19 Desember 2011  10:53 WIB (24 Dibaca)
ALEX TERIMA REGIONAL LEADER OF THE YEAR 2011
Jumat, 16 Desember 2011  10:33 WIB (31 Dibaca)
Kegiatan Gubernur (7/12/2011)
Kamis, 8 Desember 2011  11:22 WIB (95 Dibaca)
SUMSEL TELAH MEMBERIKAN YANG TERBAIK
Selasa, 6 Desember 2011  08:34 WIB (89 Dibaca)

<< July 2010 >>
MingSenSelRabKamJumSab
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
25262728293031

Selasa, 15 Maret 2011  10:44 WIB
Rabu, 29 Juli 2009  16:45 WIB
Sabtu, 11 Juli 2009  03:05 WIB

Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. 
Telp : 0711-311000   
Fax : 0711 -363789
Email : alexnoerdin@sumselprov.go.id
Contact persons : Darlina.