
Gubernur-Wagub Nonton Final SFC di Solo*Pemprov Sumsel Gelar Nobar
Palembang, BP
Para pejabat Pemprov Sumsel memberikan dukungan penuh kepada tim sepakbola kebanggaan wong kito, Sriwijaya Football Club (SFC) yang akan berlaga melawan Arema, di babak final Piala Indonesia, di Stadion Manahan Solo, Minggu (1/7), mendatang.
Tidak tanggung-tanggung, dukungan itu datang dari orang nomor satu Sumsel H Alex Noerdin dan Wagub Eddy Yusuf. Kedua pejabat teras Sumsel ini bakal menyatu dengan para suporter fanatik SFC untuk menonton langsung laga final Sriwijaya FC melawan Arema, di Solo.
Tak hanya Gubernur dan Wagub, Ketua DPRD Sumsel Wasista Bambang Utoyo, Pimpinan DPRD Sumsel, serta pejabat-pejabat lainnya juga bakal mendampingi supporter SFC di Solo. Dukungan kalangan pejabat ini diharapkan bisa membangkitkan semangat skuad SFC hingga meraih kemenangan melawan Arema Indonesia.
"Yang jelas, kita akan ke sana untuk mensuport langsung SFC, karena sepanjang tahun ini prestasi SFC menurun. Kita harus mendukung untuk membangkitkan semangat para pemain. Kalau SFC bisa mendapatkan juara satu, SFC akan menorehkan sejarah baru yaitu tiga kali juara Piala Indonesia," kata Eddy di ruang kerjanya, Kamis (29/7).
Wagub berharap rencana pergantian pelatih SFC Rahmad Darmawan oleh Ivan Kolev, tidak mengganggu konsentrasi pemain dan pelatih. "Saya yakin pelatih Rahmad Darmawan (RD) bisa memberikan yang terbaik bagi SFC pada laga final nanti. Jika memang RD akan diganti kita harap RD dapat meninggalkan kenangan manis bagi SFC dengan mengantarkan SFC menjadi juara Piala Indonesia tahun ini," ujar Wagub.
H Eddy Yusuf, meminta keberangkatan para petinggi Sumsel ke Solo menyaksikan pertandingan SFC melawan Arema, agar tidak disalahartikan atau dijadikan prasangka buruk, karena tidak akan mengganggu kinerja pemerintahan. "Laga dilangsungkan pada hari libur, jadi tidak akan mengganggu sedikitpun. Ini kesempatan untuk mendukung secara langsung tim kebanggaan kita," tegas Wagub.
Bagi masyarakat Sumsel yang tidak dapat mengikuti atau menonton langsung laga final di Solo, kata Eddy, Pemprov Sumsel akan menyiapkan nonton bareng (nobar) di halaman kantor Gubernur Sumsel. "Kita akan siapkan untuk rakyat Sumsel nobar di Kantor Gubernur dengan layar minimal 4x12 meter. Dan, kita akan sampaikan kepada pelatih dan pemain di Solo, bahwa masyarakat Palembang nobar final SFC di halaman Kantor Gubernur Sumsel," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Sumsel, Robby Kurniawan SSTP MSi, menambahkan, prestasi SFC layak disaksikan oleh masyarakat. Untuk itu Pemprov Sumsel akan menggelar nobar final SFC untuk masyarakat Sumsel dan pecinta SFC.
Menurut Robby, motivasi diadakannya nobar untuk mengakomodir keinginan masyarakat banyak termasuk permintaan pecinta SFC di Palembang, yang tidak dapat menyaksikan langsung laga final di Solo.
"Tidak semua suporter dan masyarakat bisa menyaksikan langsung ke Solo, untuk itulah Pemprov mengakomodir dan memfasilitasi permintaan masyarakat dengan menyelenggarakan nobar yang bekerjasama dengan Dispora, KONI dan SFC," jelasnya.
Robby menjelaskan, acara inti nobar akan dilaksanakan di halaman Kantor Gubernur Sumsel, namun karena dikhawatirkan terjadi lonjakan animo penonton, Pemprov mengambil inisiatif dengan menyebarkan lokasi nobar di beberapa titik di Kota Palembang. "Nanti posisi nobar tidak hanya di halaman Gubernur, tapi juga di beberapa tempat lainnya, agar semua masyarakat Palembang di beberapa titik dapat menyaksikan juga," ujarnya.
Nobar tidak hanya diikuti masyarakat umum, atau para suporter SFC seperti Simanis, Singa Mania, SMS, tapi juga para pejabat lingkungan Provinsi Sumsel akan ikut membaur dengan masyarakat untuk menyaksikan laga bersejarah tersebut.
"Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Wakil Gubernur Sumsel H Eddy Yusuf berpesan, masyarakat Sumsel dapat mendukung dan mendoakan SFC agar memenangkan laga final. Mudah-mudahan dengan kemenangan SFC nanti, dapat memacu Sumsel menjadi lebih baik lagi ke depan khususnya di bidang olahraga, dan menjadi awal yang baik untuk kesuksesan SEA Games XXVI tahun 2011 mendatang," ujar Robby. /ian