berita utamaRabu, 25 Agustus 2010 14:14 WIB (180 Dibaca)
HoA TAA Antara Pemprov Sumsel Dengan Adani Dan PTBA![]() JAKARTA - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan penandatanganan Head of Agreement (HoA) dengan PT Adani Global dan PT Bukit Asam (Persero). Penandatanganan disaksikan sejumlah menteri dan bupati/DPRD dari Sumatera Selatan. Penandatanganan kerjasama itu untuk membangun jalan kereta api (KA) angkutan batubara sepanjang 270 kilometer, dari Tanjung Enim ke Tanjung Carat (TAA), dan pembangunan coal terminal di TAA. Hadir dalam penandatanganan itu Menteri Perhubungan, Menteri Perindusterian, dan Kepala BKPM, selaku tuan rumah. Sumsel merupakan salah satu dari tujuh provinsi regional champions yang diumumkan oleh BKPM awal 2010. "Tujuannya, agar pemerintah daerah siap mengakselerasi investasi di daerahnya. Melalui program ini, BKPM memberikan pelatihan, exposure ke forum dan media internasional, serta fasilitasi intensif dengan para calon investor, termasuk juga membantu pengemasan proyek yang ditawarkan," kata Kepala BKPM, Gita Wirjawan, kemarin (25/8). Penandatanganan HoA itu merupakan salah satu wujud kerjasama pemerintah dan swasta dalam membangun infrastruktur di daerah. "Saya amat senang karena salah satu dari provinsi regional champions yang berhasil mewujudkan rencana pembangunan rel kereta api yang sudah lama tertunda," kata Gita. Sebelumnya sudah ditandatangani MoU percepatan program public private partnership (PPP), antara BKPM dengan Bappenas dan Kementerian Keuangan, dengan tujuan utama untuk menyederhanakan proses penanaman modal bagi calon investor terutama di bidang infrastruktur. "Rencana investasi pada proyek ini adalah sebesar US$ 1,6 miliar dengan kapasitas coal terminal sebesar 50 juta ton per tahun, di mana 34 juta ton nya di supply dari PT Bukit Asam. Investasi ini amat penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan," kata Gubernur Sumsel, Alex Noerdin. Selain proyek TAA dan coal terminal, ke depannya pengembangan proyek TAA juga akan mencakup pembangunan pelabuhan TAA dan kawasan industri. Besaran investasi untuk pelabuhan diperkirakan sebesar Rp8 triliun dan untuk pembangunan kawasan industri TAA diperkirakan sebesar Rp54,271 triliun. Pembangunan jalan kereta api dan coal terminal, serta pengembangan kawasan TAA secara keseluruhan, diharapkan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Sumsel. "Diperkirakan proyek pembangunan ini akan membuka sekitar 100 ribu lapangan pekerjaan," kata Alex. berita utama lainnya
Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. |
