berita utamaSenin, 6 September 2010 09:14 WIB (276 Dibaca)
Peresmian Tiang Pancang![]() Gubernur resmikan pemancangan tiang pertama venus kolam renang
# Menyerupai kolam renang Olimpiade Beijing 2008
Jakabaring,
Persiapan pelaksanaan SEA Games XXVI 2010 terus dikebut Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel). Pembangunan venues kelas satu yang berstandar internasional juga dipersiapkan dengan seksama. Jika sebelumnya stadion Atletik SEA Games XXVI 2011 nanti adalah stadion termegah di Indonesia, karena satu-satunya yang memiliki lintasan pemananasan yang sama dengan pertandingan dan dilengkapi alat pengukur Swiss Timing dari Omega, maka venues renang SEA Games juga tidak kalah megahnya. "Memang stadion renang ini akan berstandar Internasional. Desainnya sendiri menyerupai stadion renang yang digunakan saat Olimpiade Beijing 2008 lalu," ungkap Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin usai melakukan pemancangan tiang pertama venues kolam Renang, Rabu (1/9) kemarin. Alex menjelaskan kolam renang ini merupakan kolam renang indoor pertama di Indonesia. "Menggunakan sistem gantung dan konsep terbaru dari Italia serta sesuai standar International Olympic Committee (IOC)," ujarnya. Dirinya mengatakan, venues ini patut berbangga karena akan dilengkapi alat pengukur waktu Swiss Timing dari Omega. "Di dunia tidak banyak, di Asia sendiri baru Jepang , Korea dan Beijing yang punya. Bahkan Singapura sendiri alat pengukurnya tidak permanent," tambahnya. Dengan fasilitas lengkap ini, maka dipastikan kejuaraan internasional sekalipun bisa digelar di kolam renang ini nantinya. "Bahkan seri kejuaraan dunia renang yang diawali di Amerika bisa ditutup disini," cetusnya. Dalam kesempatan tersebut, dirinya juga memastikan selain venues Atletik dan Renang, maka Swiss Timing dari Omega juga akan dipasang secara permanent untuk venues lapangan tembak. "Kita terus mempersiapkan diri, hari ini (kemarin-Red) pemancangan tiang kolam renang, 2 minggu lagi lapangan tembak dan sekitar 1,5 bulan kita sudah membangun Wisma Atlet yang bisa menampung 4 ribu peserta SEA Games," pungkasnya. Sementara itu, Kepala Dinas PU Cipta Karya Sumsel, Rizal Abdullah mengatakan stadion renang ini nantinya akan berkapasitas 4 ribu penonton. " Ada dua tribun di sisi kanan dan kirinya yang masing-masing 2 ribu tempat duduk, artinya kapasitasnya 4 ribu tempat duduk," bebernya. Lebih lanjut dia menerangkan, akan ada 3 kolam dalam stadion ini nantinya. "Yang pertama kolam untuk pertandingan, kolam untuk pemanasan dan kolam untuk loncat indah," cetusnya. Stadion ini sendiri memang bisa dipakai untuk 5 perlombaan cabang akuatik, yakni renang, loncat indah, renang indah, polo air dan fin swimming. "Direncanakan akhir Juni tahun depan stadion renang sudah bisa digunakan," imbuhnya. Usai proses pemancangan yang diperkirakan akan berlangsung hingga akhir Lebaran nanti, pihaknya akan langsung masuk dalam proses konstruksi fisik. "Mungkin 1 bulan pertama, 200 pekerja belum bekerja 24 jam. Namun masuk bulan kedua, dipastikan mereka akan bekerja full 24 jam dengan 2 shift kerja," pungkasnya. Turut hadir dalam acara ini, Walikota Palembang, Edy Santana Putra, Ketua KONI Sumsel, Muddai Madang, Ketua DPRD Kota Palembang, Harnojoyo dan jajaran muspida Pemprov Sumsel.
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin didampingi Wako Palembang Eddy Santana Putra dan Ketua KONI Sumsel Mudai Madang Serta Ketua DPRD Kota Palembang Harnojoyo, Rabu (1/9) melakukan penekanan tombol menandai dimulainya Penanaman Tiang Pancang kolam Renang
Gubernur Sumsel H Alex Noerdin dan Wako Palembang Eddy Santana Putra usai Penanaman Tiang Pancang berita utama lainnya
Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. |
