berita utama

Bocah Penghafal 6.666 Ayat Quran Dan Usia 66 Tahun Alex Noerdin

Bocah Penghafal 6.666 Ayat Quran dan Usia 66 Tahun Alex Noerdin

Mengenakan kemeja koko lengkap dengan peci putih dan tas ransel ungu Musa Laode Abu Hanafi Hafidz cilik asal Bangka, tepat pukul 15.00 WIB Jumat (9/9) tiba di kota Palembang. Musa sapaan akrabnya tidak sendiri, dirinya didampingi sang ayahanda tercinta La Ode Abu Hanafi  dan adik ketiga Musa, Hindun. Perjalanan bocah ajaib penghafal 30 juz Quran ini melalui jaur air dengan menaiki kapal cepat Ekspres Bahari keberangkatan pukul 11.00 WIB.

Sore itu langit cerah cuaca tampak bersahabat, turun dari kapal cepat Ekspres Bahari tampak Keceriaan Musa tiba di Palembang sangat jelas, sesekali dirinya melompat layaknya anak se-usia dirinya. Meskipun begitu, cengkraman erat tangan sang ayah tak lepas untuk menjaga putra sulung dari 5 bersaudara itu.

 

Kedatangan Musa pun disambut beberapa pegawai Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemprov Sumsel. Menaiki mini bus, Musa tampak lelah setelah melewati perjalanan kurang lebih 5 jam Bangka-Palembang. Bahkan saat di mini bus tersebut bocah berusia delapan tahun ini tidur pulas dan tetap menggendong tas ransel kesayangan bercorak kartun. “Alhamdulillah sampai juga,” ujar Musa.

 

Diketahui, Musa merupakan Hafidz cilik yang berhasil melenggang ke final MTQ Internasional di Mesir 2016. Pada babak final, Musa berhasil menjadi juara ketiga ini berhasil mengharumkan nama Indonesia di pentas ‘Musabaqah Hifzil Quran (MHQ) Internasional’ di Sharm El-Sheikh Mesir pada 10-14 April 2016 lalu. 

Musa menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang menyertai pertandingan Hifz Al-Quran 30 juz kategori kanak-kanak. Musa juga merupakan peserta paling kecil dan paling muda kerana peserta lain berusia di atas sepuluh tahun.

Saat perjalanan dari Pelabuhan menuju rumah makan, La Ode menceritakan bahwasannya pendidikan sehari-hari yang diberikan kepada Musa sedikit berbeda dengan anak pada umumnya, La Ode bersama istri Yulianti mendidik secara langsung Musa dengan mengedepankan pendidikan agama Islam dan menghafal Quran. “Musa sehari-hari sekolah di rumah, saya dan istri yang memberikan materi pembelajaran,” jelasnya.

 

Sang ayah, La Ode Abu Hanafi yang berprofesi sebagai petani harus sabar melatih Musa. Selain itu, ibu Musa, Yulianti, Alumni Pondok Pesantrean Al-Fatah, Muhajirun, Negararatu, Natar, Lampung Selatang, hanya suri teladan di rumah. “Musa tidak saya kenalkan dengan gadget, dan tidak diperkenankan untuk menonton televisi,” ungkap La Ode.

Menurutnya, tindakan tersebut dilakukan supaya Musa dan adik-adiknya lebih memanfaatkan waktu sehari-hari dengan mengisi kegiatan yang bermanfaat. “Ba’da Subuh hingga pukul 09.00 Musa sudah disuruh membaca Quran dan ini rutin dilakukan setiap hari. Khusus Minggu Musa full untuk bermain bersama adiknya,” terangnya.

Minat Musa terhadap Al Quran sudah terlihat sejak dirinya belum genap berusia dua tahun. Setiap kali perdengarkan kaset murottal (pembacaan) Al Quran anak, Musa senang dan sangat antusias menirukan. Melihat kondisi tersebut, La Ode pun semakin sering memperdengarkan kaset murottal kepada Musa.

Sebagai seorang ayah, La Ode mulai membimbing Al Quran untuk anaknya tersebut. Pada usia dua tahun tentu saja Musa belum bisa membaca Alquran, Hanafi menggunakan metode talqin atau membaca hafalan. Musa saat itu diminta untuk menirukan pelafalan sang ayah. La Ode mengajari Musa dengan perlahan karena ia juga mengingat usia Musa. Satu sesi belajar saja hanya berlangsung lima sampai sepuluh menit.

“Bukan hal yang mudah untuk mengajarkan Al Quran kepada anak yang berusia dua tahun. Proses Musa untuk menjadi Hafidz tidak seperti yang dibayangkan kebanyakan orang. Bagian pertama yang diajarkan kepada Musa yaitu surat terakhir Al Quran, yakni surat An Naas. Saya ajarkan Qul saja, butuh 2 sampai 3 hari dia ikuti. Kemudian menyambung kata Qul dengan Audzu juga butuh waktu,” bebernya.

Dalam bimbingan La Ode menyebutkan, Musa bisa menghabiskan waktu 6 sampai 8 jam untuk menghafal Al-Quran dan. La Ode memang seorang guru ngaji. La Ode juga menghidupi keluarga kecilnya lewat kebun karet miliknya dan usaha dagangnya.

Layaknya seorang bocah, waktu bermain juga menjadi kebutuhan yang tak bisa diabaikan. Untuk itu, kesempatan bermain bersama teman sebayanya seharian. Di lingkungannya, Musa main mobil-mobilan, kereta api, sama bola hingga kotor. “Alhamdulillah, Musa mendapatkan beasiswa pendidikan hingga ke perguruan tinggi, dan saya berharap saat kuliah nanti Musa bisa berkuliah di Madinah dengan mengambil jurusan Quran,” kata La Ode.

Prestasi yang diraih Musa menjadi pembicaraan, bahkan membuat Gubernur Sumsel Alex Noerdin tergerak untuk memberikan penghargaan untuk bocah ajaib penghafal 6.666 ayat Quran tersebut. Kehadiran Musa ini di Palembang juga bertepatan dengan hari ulang tahun Alex Noerdin yang ke-66 tahun.

Setelah ngobrol-ngobrol ringan bersama ayahanda Musa, La Ode akhirnya perjalanan dari pelabuhan menuju rumah makan pun tiba. Musa bersama adik ketiganya Hindun pun lahap menyantap nasi goreng dan es teh manis setelah menempuh perjalanan jauh Bangka-Palembang. (Rhino Dwiyana, Ipan, Deby Ariyanto) 

berita utama lainnya

Menko Perekonomian Buka Rakernas PINBAS MUI
Rabu, 14 Februari 2018  18:00 WIB (281 Dibaca)
Alex Noerdin Ajak Masyarakat Sumsel Manfaatkan Asian Games 2018 jadi Pembicara di HUT Radio Elshinta
Rabu, 14 Februari 2018  17:57 WIB (105 Dibaca)
Pre-Launching SBM-PTP Tahun Akademik 2018/2019 dan Food and Drink Truck Poltekpar Palembang.
Rabu, 14 Februari 2018  17:55 WIB (98 Dibaca)
Alex lantik pengurus kabupaten perbakin OKU Timur tahun 291&-2923
Minggu, 11 Februari 2018  16:10 WIB (116 Dibaca)
Gubernur Sumsel Setujui Pemekaran Kabupaten Gelumbang
Minggu, 11 Februari 2018  16:07 WIB (107 Dibaca)
Di Hadapan Delegasi ALSA, Alex Jualan Asian Games
Sabtu, 10 Februari 2018  10:06 WIB (112 Dibaca)
Alex Sampaikan Pendapat Akhir Terkait 2 Raperda Inisiatif DPRD
Sabtu, 10 Februari 2018  10:03 WIB (71 Dibaca)
Gubernur Paparkan Asian Games Kepada LVRI Sumsel
Kamis, 8 Februari 2018  16:29 WIB (111 Dibaca)
Sumsel Komitmen Tidak Ada Karhutla 2018
Selasa, 6 Februari 2018  22:03 WIB (82 Dibaca)
Ayuk Menko, Puan Maharani Bagikan 200 KIP-ATM ke Siswa di Musi Banyuasin
Selasa, 6 Februari 2018  11:40 WIB (72 Dibaca)
Alex Noerdin: Jika Kita Bersatu, Yakin Usaha Sampai
Selasa, 6 Februari 2018  11:38 WIB (83 Dibaca)
Sepasang Bola Mata dan Keutuhan NKRI di Griya Agung
Jumat, 3 Februari 2017  15:24 WIB (1050 Dibaca)

<< September 2016 >>
MingSenSelRabKamJumSab
    123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930 

Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. 
Telp : 0711-311000   
Fax : 0711 -363789
Email : alexnoerdin@sumselprov.go.id

          alexnoerdin@alexnoerdin.info


Contact persons : Darlina.