berita utama

Sepasang Bola Mata Dan Keutuhan NKRI Di Griya Agung

Sepasang Bola Mata dan Keutuhan NKRI di Griya Agung

Sepasang mata bola dari balik jendela datang dari Jakarta menuju medan perwira kagumku melihatnya, Sinar sang perwira rela hati telah terpikat semoga kelak kita berjumpa pula. Penggalan bait lagu Sepasang Bola Mata ciptaan Ismail Marzuki ini tampak terdengar sayu di hall C Griya Agung.

Ratusan veteran tampak berbaris rapi duduk memadati hall C Griya Agung. Mengenakan batik lengan panjang dengan corak batik padi dan kapas yang melingkari lambang burung garuda, para veteran asyik bercengkrama menyapa satu sama lain. Suasana ini membuat tambah sejuk hall C Griya Agung, kegiatan ini merupakan rangkaian dari silaturrahmi Gubernur Sumsel Alex Noerdin dengan Dewan Harian Daerah (DHD) dan Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan (BPPK) 45 Provinsi Sumsel.

Sesekali tampak veteran yang hadir itu menyelipkan kedua tangannya di bagian perut, bukan karena kelaparan tapi para veteran ini kedinginan karena volume AC yang agaknya sedikit besar.

Di keramaian para veteran berkumpul tersebut, ada satu veteran yakni H Yusman Haris yang tampak akrab dengan veteran lainnya, meskipun dengan tubuh rentahnya Yusman Haris di usianya yang sudah masuk 91 tahun itu menyalami satu persatu veteran lainnya.

"Alhamdulillah hari ini masih diberikan kesempatan untuk berjumpa dengan veteran di Sumsel yang tergabung di Dewan Harian Daerah (DHD) dan Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan (BPPK) 45 Provinsi Sumsel," ujar mantan Prajurit di Lasykar Hizbullah Kompi III Batalion Sekayu ini.

Meskipun sudah masuk usia lanjut dan selalu berdampingan dengan tongkat kayu-nya, Yusman Haris aktif menghadiri berbagai kegiatan terutama kegiatan yang berkaitan dengan keutuhan NKRI. "Kami susah payah memperjuangkan keutuhan NKRI ini, jadi ini harus dijaga dengan baik," ungkap pria kelahiran Sekayu, 17 Maret 1929 itu.

Sesekali Yushar panggilan Yusman Haris sewaktu aktif menjadi wartawan di salah satu surat kabar Yogyakarta ini mengambil air mineral untuk membasahi bibir keringnya yang asyik mengobrol dengan rekan veteran lainnya. Memang, untuk berbicara dengan dirinya kita harus agak sedikit membesarkan volume suara, pasalnya di usianya kini pendengaran Yusman Haris sedikit kurang jelas.

Menurutnya, saat ini masyarakat khususnya di Indonesia sedang dikuasai oleh perkembangan teknologi informasi dan sangat mudah terprovokasi oleh sesuatu yang belum pasti. "Tetapi, Alhamdulillah di Sumsel ini tidak mudah terpancing isu-isu yang dapat memecah keutuhan yang menyebabkan kerusuhan," ujar Yusman Haris yang diketahui pernah ditahan dua kali oleh tentara Belanda di Sekayu dan Curup.

Lanjutnya, setiap pihak harus komitmen menjaga persatuan di Sumsel khususnya dari Polri dan TNI. "Kalau dari Pemerintahan saya lihat sudah sangat konsisten menjadi bagian yang menjaga persatuan, lebih lagi komitmen mensejahterahkan masyarakat dengan beberapa program yang menyasar masyarakat miskin," imbuhnya.

Meskipun singkat, tapi pada kegiatan silaturrahmi Gubernur Sumsel Alex Noerdin dengan Dewan Harian Daerah (DHD) dan Dewan Harian Cabang (DHC) Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan (BPPK) 45 Provinsi Sumsel tersebut tampak santai tetapi serius. Terlebih, saat Gubernur Sumsel Alex Noerdin memaparkan progress pembangunan infrastruktur di Sumsel. "Sumsel bisa maju seperti sekarang ini berkat masyarakat yang selalu menjaga kerukunan dan para veteran yang selalu memberikan masukan kepada saya," ungkap Alex.

Pertemuan silaturrahmi dengan para veteran ini bukan yang pertama kali, Alex terbilang sangat rutin menjadwalkan pertemuan untuk bertukar pikiran dengan veteran. "Saya sangat membutuhkan masukan dari veteran untuk membangun Sumsel ini," ucapnya.

Suasana silaturrahmi itu bertambah hangat ketika anak dari pejuang kemerdekaan HM Noerdin Pandji itu menghampiri satu-persatu untuk bersalaman dan mendengar keluh kesah para veteran. "Walaupun usia terus bertambah, tapi pengurus DHD dan DHC BPPK 45 Provinsi Sumsel ini cak tambah mudo bae," canda Alex dihadapan para veteran. Meskipun Agenda Pemerintahan lainnya sudah menunggu, di akhir acara tersebut Alex tampak sabar menuntun dan mengajak para veteran yang hadir untuk santap siang di Griya Agung.

berita utama lainnya

Ikut Rayakan Imlek di Lima Titik, Alex Noerdin Tebar Perdamaian
Senin, 30 Januari 2017  15:45 WIB (478 Dibaca)
Tanjak Songket di GOR Temenggung Abdul Jamal
Senin, 19 Desember 2016  09:36 WIB (684 Dibaca)
Serasa Nonton Bioskop, Kue Kotak Rasa Popcorn
Kamis, 6 Oktober 2016  09:00 WIB (846 Dibaca)
Teriakan Rindu Kampung Becak Hingga Rebutan Salaman
Rabu, 28 September 2016  09:00 WIB (769 Dibaca)
New York World Economic Forum Tropical Forest Alliance Alex Bicara Soal Perubahan Iklim dan Lanskap Berkelanjutan
Kamis, 22 September 2016  16:00 WIB (668 Dibaca)
Bidan Pali Gerogi Terjun Dihadapan Alex
Selasa, 20 September 2016  09:48 WIB (622 Dibaca)
Musa, Aletta dan Atalie Kado Usia 66 Tahun
Sabtu, 10 September 2016  19:00 WIB (731 Dibaca)
Bocah Penghafal 6.666 Ayat Quran dan Usia 66 Tahun Alex Noerdin
Jumat, 9 September 2016  15:34 WIB (1054 Dibaca)
Mie Celor, Kotak Sampah Hijau bersama Alex Noerdin
Senin, 29 Agustus 2016  14:35 WIB (724 Dibaca)
Perang Lima Hari Lima Malam Berlanjut di Griya Agung
Rabu, 17 Agustus 2016  10:00 WIB (725 Dibaca)
Telok Abang dan 21 Jam Jelang Upacara
Selasa, 16 Agustus 2016  17:00 WIB (683 Dibaca)
Michael dan Fikri Gugup Saat Dikukuhkan
Senin, 15 Agustus 2016  12:52 WIB (1138 Dibaca)

<< February 2017 >>
MingSenSelRabKamJumSab
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728    

Tim Redaksi Website Gubernur Sumatera Selatan - H.Alex Noerdin, Jl. Kapten Arivai. 
Telp : 0711-311000   
Fax : 0711 -363789
Email : alexnoerdin@sumselprov.go.id

          alexnoerdin@alexnoerdin.info


Contact persons : Darlina.